Paparan Metadon Prenatal Dikaitkan dengan Perubahan Perkembangan Otak Neonatal

Format
Scientific article
Publication Date
Published by / Citation
V.J. Monnelly et al. Prenatal methadone exposure is associated with altered neonatal brain development. NeuroImage: Clinical 18 (2018) 9–14 https://doi.org/10.1016/j.nicl.2017.12.033
Original Language

Bahasa Inggris

Country
Inggris
Keywords
prenatal
Methadone
brain
neonate
MRI
Opioid

Paparan Metadon Prenatal Dikaitkan dengan Perubahan Perkembangan Otak Neonatal

Abstrak

Metadon(link is external) digunakan untuk pengobatan kecanduan heroin(link is external) dengan bantuan obat selama kehamilan. Hasil perkembangan(link is external) saraf anak-anak dengan paparan metadon prenatal(link is external) bisa kurang optimal. Kami menguji hipotesis bahwa perkembangan otak diubah di antara bayi baru lahir yang ibunya diberi resep metadon.

20 neonatus(link is external) yang terpapar metadon yang lahir setelah usia pascamenstruasi (PMA) 37 minggu dan 20 kontrol yang tidak terpapar menjalani MRI difusi(link is external) pada PMA rata-rata masing-masing 39+ 2 dan 41+  1 minggu. Pipa Statistik Spasial Berbasis Saluran (TBSS) yang dioptimalkan usia digunakan untuk melakukan perbandingan statistik voxel-wise dari data anisotropi(link is external) fraksional (FA) antara neonatus yang terpapar dan tidak terpapar.

Neonatus yang terpapar metadon mengalami penurunan FA dalam centrum semiovale(link is external), inferior longitudinal fasciculi(link is external) (ILF) dan kapsul(link is external) internal dan eksternal setelah penyesuaian untuk GA di MRI(link is external) (p < 0,05, TFCE dikoreksi). Median FA di seluruh kerangka materi(link is external) putih adalah 12% lebih rendah di antara bayi yang terpapar metadon. Rata-rata lingkar kepala (HC) z-score lebih rendah pada kelompok yang terpapar metadon (- 0,52 (0,99) vs 1,15 (0,84), p < 0,001); setelah penyesuaian untuk HC z-score, perbedaan FA tetap di tungkai anterior dan posterior(link is external) kapsul internal dan ILF. Penggunaan(link is external) polydrug di antara kasus-kasus adalah umum. 

Paparan metadon prenatal dikaitkan dengan perubahan mikrostruktur pada saluran materi putih utama, yang hadir saat lahir dan tidak tergantung pada pertumbuhan kepala. Meskipun temuan ini tidak dapat dikaitkan dengan metadon per se, data menunjukkan bahwa penelitian lebih lanjut untuk menentukan manajemen optimal gangguan penggunaan opioid selama kehamilan diperlukan. Studi masa depan harus mengevaluasi hasil masa kanak-kanak termasuk perkembangan otak bayi dan fungsi neurokognitif jangka panjang.

 

Highlights

• Paparan metadon prenatal dikaitkan dengan perkembangan materi putih atipikal.

FA berkurang dalam kerangka materi putih terlihat segera setelah lahir.

• Penggunaan polydrug di antara kasus-kasus membatasi kesimpulan kausal.

Perkembangan otak bayi harus dievaluasi dalam studi penggunaan opioid pada kehamilan.

Share the Knowledge: ISSUP members can post in the Knowledge Share – Sign in or become a member

Share the Knowledge: ISSUP members can post in the Knowledge Share – Sign in or become a member